Selasa, 09 November 2010

Silabus

SILABUS

Nama Sekolah : SMA
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas/Semester : XI/2
Standar Kompetensi : 4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.
Alokasi Waktu : 76 jam (10 jam untuk UH dan Mid Sem)
Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/
bahan/alat
4.1 Mendeskripsikan teori-teori asam basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan.
 teori asam basa  Menjelaskan pengertian asam basa Arrhenius, Bronsted dan Lowry serta asam basa Lewis melalui diskusi kelas.
 Berlatih menentukan pasangan asam-basa Bronsted-Lowry
 Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Arrhenius
 Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Bronsted dan Lowry
 Menuliskan persamaan reaksi asam dan basa menurut Bronsted dan Lowry dan menunjukkan pasangan asam dan basa konjugasinya
 Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Lewis
 Jenis tagihan
- tugas kelompok
- ulangan
• Bentuk instrumen
- performans (kinerja dan sikap), - laporan tertulis,
- tes tertulis




4 jam  Sumber
- buku kimia
 Bahan
- lembar kerja
- bahan/alat
untuk
percobaan
 sifat larutan asam dan basa.







 derajat Keasaman (pH)









 derajat ionisasi dan tetapan asam dan tetapan basa








 aplikasi konsep pH dalam pencemaran
 Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi asam dan basa dengan berbagai indikator (indikator alam dan indikator kimia) melalui kerja kelompok di laboratorium.
 Menyimpulkan sifat asam atau basa dari suatu larutan.

 Merancang dan melakukan percobaan untuk memperkirakan pH suatu larutan elektrolit yang tidak dikenal berdasarkan hasil pengamatan trayek perubahan warna berbagai indikator asam dan basa melalui kerja kelompok laboratorium.


 Menyimpulkan trayek perubahan warna larutan asam dan basa.
 Melalui diskusi kelas menyimpulkan hasil pengukuran pH dari beberapa larutan asam dan larutan basa yang konsentrasinya sama, menghubungkan kekuatan asam atau basa dengan derajat pengionan () dan tetapan asam (Ka) atau tetapan basa ( Kb)

 Menghitung pH dan derajat ionisasi larutan dari data konsentrasinya

 Meneliti dan menghitung pH air sungai di sekitar sekolah/rumah dalam kerja kelompok (bagi daerah-daerah yang memiliki industri dapat mengukur pH limbah buangannya sebagai bahan penelitian)  Mengidentifikasi sifat larutan asam dan basa dengan berbagai indikator.







 Memperkirakan pH suatu larutan elektrolit yang tidak dikenal berdasarkan hasil pengamatan trayek perubahan warna berbagai indikator asam dan basa.






 Menjelaskan pengertian kekuatan asam dan menyimpulkan hasil pengukuran pH dari beberapa larutan asam dan larutan basa yang konsentrasinya sama
 Menghubungkan kekuatan asam atau basa dengan derajat pengionan (  ) dan tetapan asam (Ka) atau tetapan basa (Kb)



 Menghitung pH larutan asam atau basa yang diketahui konsentrasinya.

 Menjelaskan penggunaan konsep pH dalam lingkungan. 16 jam















 Sumber
- buku kimia
 Bahan
- lembar kerja
- bahan/alat
untuk
percobaan
4.2 Menghitung banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam larutan elektrolit dari hasil titrasi asam basa. Stoikiometri larutan
 titrasi asam dan basa  Merancang dan melakukan percobaan titrasi untuk menentukan konsentrasi asam atau basa.
 Menyimpulkan hasil percobaan.
 Merancang dan melakukan percobaan untuk menentukan kadar suatu zat dengan cara titrasi melalui kerja kelompok di laboratorium.
 Menghitung kadar zat dari data percobaan.
 Menentukan konsentrasi asam atau basa dengan titrasi


 Menentukan kadar zat melalui titrasi.
 Menentukan indikator yang tepat digunakan untuk titrasi asam dan basa
 Menentukan kadar zat dari data hasil titrasi
 Membuat grafik titrasi dari data hasil percobaan. 12 jam  Sumber
- buku kimia
 Bahan
- lembar kerja
- bahan/alat
untuk
percobaan
4.3 Mendeskripsikan sifat larutan penyangga dan peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup.
 larutan penyangga





 pH larutan penyangga

 fungsi larutan penyangga  Merancang dan melakukan percobaan untuk menganalisis larutan penyangga dan bukan penyangga melalui kerja kelompok di laboratorium.

 Menyimpulkan sifat larutan penyangga dan bukan penyangga.
 Menghitung pH atau pOH larutan penyangga melalui diskusi.

 Melalui diskusi kelas menjelaskan fungsi larutan penyangga dalam tubuh makhluk nidup  Menganalisis larutan penyangga dan bukan penyangga melalui percobaan.




 Menghitung pH atau pOH larutan penyangga

 Menghitung pH larutan penyangga dengan penambahan sedikit asam atau sedikit basa atau dengan pengenceran
 Menjelaskan fungsi larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup  Jenis tagihan
- tugas kelompok
- ulangan
 Bentuk instrumen
- performans (kinerja dan sikap)
- laporan tertulis
Tes tertulis 12 jam
4.4 Menentukan jenis garam yang mengalami hidrolisis dalam air dan pH larutan garam tersebut.  hidrolisis garam
 sifat garam yang terhidrolisis





 pH larutan garam yang terhidrolisis  Merancang dan melakukan percobaan untuk menentukan ciri-ciri beberapa jenis garam yang dapat terhidrolisis dalam air melalui kerja kelompok di laboratorium
 Menyimpulkan ciri-ciri garam yang terhidrolisis dalam air.

 Menghitung pH larutan garam yang terhidrolisis melalui diskusi kelas.  Menentukan ciri-ciri beberapa jenis garam yang dapat terhidrolisis dalam air melalui percobaan
 Menentukan sifat garam yang terhidrolisis dari persamaan reaksi ionisasi



 Menghitung pH larutan garam yang terhidrolisis  Jenis tagihan
- tugas individu
- tugas kelompok
- responsi
- ulangan
 Bentuk instrumen
- performans (kinerja
dan sikap)
- laporan tertulis
- tes tertulis 12 jam  Sumber
- buku kimia
 Bahan
- lembar kerja
- bahan/alat
untuk
percobaan
4.5 Menggunakan kurva perubahan harga pH pada titrasi asam basa untuk menjelaskan larutan penyangga dan hidrolisis  grafik titrasi asam dan basa  Menganalisis grafik hasil titrasi asam kuat dan basa kuat, asam kuat dan basa lemah, asam lemah dan basa kuat untuk menjelaskan larutan penyangga dan hidrolisis melalui diskusi.  Menganalisis grafik hasil titrasi asam kuat dan basa kuat, asam kuat dan basa lemah, asam lemah dan basa kuat untuk menjelaskan larutan penyangga dan hidrolisis. 8 jam  Sumber
- buku kimia
 Bahan
- lembar kerja

4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan.

 kelarutan dan hasil kali kelarutan  Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar larut melalui diskusi kelas.





 Menghitung kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut melalui diskusi kelas






 Merancang dan melakukan percobaan untuk menentukan kelarutan garam dan membandingkannya dengan hasil kali kelarutan
 Menyimpulkan kelarutan suatu garam.  Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar larut
 Menghubungkan tetapan hasil kali kelarutan dengan tingkat kelarutan atau pengendapannya
 Menuliskan ungkapan berbagai Ksp elektrolit yang sukar larut dalam air

 Menghitung kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya

 Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama dalam larutan
 Menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya

 Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan harga Ksp  Jenis tagihan
- tugas individu
- tugas kelompok
- ulangan
 Bentuk instrumen
- performans (kinerja dan sikap), - laporan tertulis
- tes tertulis 12 jam  Sumber
- buku kimia
 Bahan
- lembar kerja
- bahan/alat
untuk
percobaan
SILABUS

Nama Sekolah : SMA
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas/Semester : XI/2
Standar Kompetensi : 5. Menjelaskan sistem dan sifat koloid serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Alokasi Waktu : 16 jam (2 jam untuk UH)
Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/
bahan/alat
5.1. Membuat berbagai sistem koloid dengan bahan-bahan yang ada di sekitarnya.
• pembuatan koloid (cara kondensasi, dispersi, peptisasi) • Merancang dan melakukan percobaan pembuatan koloid dalam kerja kelompok di laboratorium.  Menjelaskan proses pembuatan koloid melalui percobaan.
 Jenis tagihan
- tugas kelompok
- ulangan
 Bentuk instrumen
- performans
(kinerja dan sikap)
- laporan tertulis
- tes tertulis
6 jam  Sumber
- buku kimia
 Bahan
- lembar kerja
- bahan/alat
untuk
percobaan
5.2. Mengelompokkan sifat-sifat koloid dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
 sistem koloid


 sifat-sifat koloid








 peranan koloid dalam kehidupan  Melakukan percobaan pengelompokkan berbagai sistem koloid.
 Melalui diskusi kelompok mengidentifikasi serta mengklasifikasikan jenis dan sifat koloid dari data percobaan.
 Melakukan percobaan sifat-sifat koloid secara kelompok.



 Mengidentifikasi peranan koloid di industri kosmetik, makanan, farmasi dan membuatnya dalam bentuk tabel (daftar) secara individu di rumah.  Mengklasifikasikan suspensi kasar, larutan sejati dan koloid berdasarkan data hasil pengamatan (effek Tyndall, homogen/heterogen, dan penyaringan)
 Mengelompokkan jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan fase pendispersi
 Mendeskripsikan sifat-sifat koloid (effek Tyndall, gerak Brown, dialisis, elektroforesis, emulsi, koagulasi)
 Menjelaskan koloid liofob dan liofil

 Mendeskripsikan peranan koloid di industri kosmetik, makanan, dan farmasi 10 jam  Sumber
- buku kimia
- Internet
 Bahan
- lembar kerja - brosur
- media
Elektronik
- LCD
- komputer


Semarang, 3 September 2008

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar